Intrusion Detection System (disingkat IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbound dalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan).
Kamis, 31 Maret 2011
Proxy
Transparent Proxy
Salah satu kompleksitas dari proxy pada level aplikasi adalah bahwa pada sisi pengguna harus dilakukan konfigurasi yang spesifik untuk suatu proxy tertentu agar bisa menggunakan layanan dari suatu proxy server. Bila diinginkan agar pengguna tidak harus melakukan konfigurasi khusus, kita bisa mengkonfigurasi proxy/cache server agar berjalan secara benar-benar transparan terhadap pengguna (transparent proxy). Biasanya cara ini memerlukan bantuan dan konfigurasi aplikasi firewall (yang
Firewall
Pengertian Firewall
Firewall atau tembok -api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway)
antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall
Firewall atau tembok -api adalah sebuah sistem atau perangkat yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang tidak aman. Umumnya, sebuah tembok api diterapkan dalam sebuah mesin terdedikasi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway)
antara jaringan lokal dan jaringan lainnya. Tembok-api umumnya juga digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar. Saat ini, istilah firewall
SERANGAN LOGIKA PADA JARINGAN
Web Defacement
Serangan dengan tujuan utama merubah tampilah sebuah website – baik halaman utama maupun halaman lain terkait dengannya – diistilahkan sebagai “Web Defacement”. Hal ini biasa dilakukan oleh para “attacker” atau penyerang karena merasa tidak puas atau tidak sukakepada individu, kelompok, atau entitas tertentu sehingga website yang terkait dengannya menjadi sasaran utama. Pada dasarnya deface dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan dampak pada halaman situs yang terkena serangan terkait.
Serangan dengan tujuan utama merubah tampilah sebuah website – baik halaman utama maupun halaman lain terkait dengannya – diistilahkan sebagai “Web Defacement”. Hal ini biasa dilakukan oleh para “attacker” atau penyerang karena merasa tidak puas atau tidak sukakepada individu, kelompok, atau entitas tertentu sehingga website yang terkait dengannya menjadi sasaran utama. Pada dasarnya deface dapat dibagi menjadi dua jenis berdasarkan dampak pada halaman situs yang terkena serangan terkait.
Kamis, 20 Januari 2011
IDS
IDS (Intrusion Detection System)
2011
Jan. 17
Jan. 17
Intrusion Detection System (disingkat IDS) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dalam sebuah sistem atau jaringan. IDS dapat melakukan inspeksi terhadap lalu lintas inbound dan outbounddalam sebuah sistem atau jaringan, melakukan analisis dan mencari bukti dari percobaan intrusi (penyusupan).
Senin, 25 Oktober 2010
VLSM
vlsm adalah suatu cara untuk mengoptimalkan dengan meminimalkan range ip address dikarenakan
banyaknya ip address yang tidak terpakai atau lebih mudah mengefisienkan dalam penggunaan ip
address.contoh dalam sekolahan terbagi atas beberapa ruangan dan diantaranya terdiri dari
ruang Lab. Komputer, Lab. Bahasa, ruang perpustakaan, ruang guru,.. dan lainnya,. dan ruang
- ruang yang disebutkan tadi pingin bisa terhubung antara satu dengan yang lain.
contoh :
Lab komputer = 12 komputer
Lab Bahasa = 28 komputer
ruang guru = 6 komputer
ruang perpus = 10 komputer
untuk ip addressnya adalah 192.168.5.0/24
penyelesaian =
urutkan dari jumlah yang terbesar, maka
28 = 28 + 1 network + 1 broadcast = 30 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 32
(1 network dan 1 Broadcast)
12 = 12 + 1 network + 1 broadcast = 14 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 16
(1 network dan 1 Broadcast)
10 = 10 + 1 network + 1 broadcast = 12 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 16
(1 network dan 1 Broadcast)
6 = 6 + 1 network + 1 broadcast = 8 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 8
(1 network dan 1 Broadcast)
karena di kelas c maka untuk host IDnya berada di oktet ke 4. jumlah total adalah 256.
maka 256 - 32 =224
32 adalah 2^5
perhitungan cidrnya = 11111111.11111111.11111111.11100000 maka prefixnya /27
subnet=2^3=8
host persubnet=2^5=32
blok subnet=256-224=32
jadi blok subnetnya adalah=0,32,64,96,128,160,192,224
hasil sementara :
lab Bahasa = 192.168.5.0/27 --> 28 host = 2 host yang tidak terpakai
Lab Komputer = 192.168.5.32/27 --> 12 host = 18 host yang tidak terpakai
ruang perpus = 192.168.5.64/27 --> 10 host = 20 Host yang tidak terpakai
ruang guru = 192.168.5.96/27 --> 6 host = 24 host yang tidak terpakai
selanjutnya,....
untuk lab bahasa sudah efisien dengan 2 host yang tidak perpakai
lab komputer = 12 host maka 2^4=16
maka untuk lab komputer = 192.168.5.32/28
ruang perpus = 10 host maka 2^4=16
maka untuk ruang perpus = 192.168.5.64/28
ruang guru = 6 host maka 2^3=8
maka untuk ruang guru = 192.168.5.96/29
jadi untuk hasil akhirnya :
Lab Bahasa = 192.168.5.0/27 dengan 2 host tidak terpakai
Lab komputer = 192.168.5.32/28 dengan 2 host tidak terpakai
ruang perpus = 192.168.5.64/28 dengan 4 host tidak terpakai
ruang guru = 192.168.5.96/29 dengan 0 host tidak terpakai
banyaknya ip address yang tidak terpakai atau lebih mudah mengefisienkan dalam penggunaan ip
address.contoh dalam sekolahan terbagi atas beberapa ruangan dan diantaranya terdiri dari
ruang Lab. Komputer, Lab. Bahasa, ruang perpustakaan, ruang guru,.. dan lainnya,. dan ruang
- ruang yang disebutkan tadi pingin bisa terhubung antara satu dengan yang lain.
contoh :
Lab komputer = 12 komputer
Lab Bahasa = 28 komputer
ruang guru = 6 komputer
ruang perpus = 10 komputer
untuk ip addressnya adalah 192.168.5.0/24
penyelesaian =
urutkan dari jumlah yang terbesar, maka
28 = 28 + 1 network + 1 broadcast = 30 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 32
(1 network dan 1 Broadcast)
12 = 12 + 1 network + 1 broadcast = 14 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 16
(1 network dan 1 Broadcast)
10 = 10 + 1 network + 1 broadcast = 12 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 16
(1 network dan 1 Broadcast)
6 = 6 + 1 network + 1 broadcast = 8 maka prefixnya yang mempunyai host sebanyak 8
(1 network dan 1 Broadcast)
karena di kelas c maka untuk host IDnya berada di oktet ke 4. jumlah total adalah 256.
maka 256 - 32 =224
32 adalah 2^5
perhitungan cidrnya = 11111111.11111111.11111111.11100000 maka prefixnya /27
subnet=2^3=8
host persubnet=2^5=32
blok subnet=256-224=32
jadi blok subnetnya adalah=0,32,64,96,128,160,192,224
hasil sementara :
lab Bahasa = 192.168.5.0/27 --> 28 host = 2 host yang tidak terpakai
Lab Komputer = 192.168.5.32/27 --> 12 host = 18 host yang tidak terpakai
ruang perpus = 192.168.5.64/27 --> 10 host = 20 Host yang tidak terpakai
ruang guru = 192.168.5.96/27 --> 6 host = 24 host yang tidak terpakai
selanjutnya,....
untuk lab bahasa sudah efisien dengan 2 host yang tidak perpakai
lab komputer = 12 host maka 2^4=16
maka untuk lab komputer = 192.168.5.32/28
ruang perpus = 10 host maka 2^4=16
maka untuk ruang perpus = 192.168.5.64/28
ruang guru = 6 host maka 2^3=8
maka untuk ruang guru = 192.168.5.96/29
jadi untuk hasil akhirnya :
Lab Bahasa = 192.168.5.0/27 dengan 2 host tidak terpakai
Lab komputer = 192.168.5.32/28 dengan 2 host tidak terpakai
ruang perpus = 192.168.5.64/28 dengan 4 host tidak terpakai
ruang guru = 192.168.5.96/29 dengan 0 host tidak terpakai
Langganan:
Postingan (Atom)
